Lagu Paling Sunyi

Kematian bisa karena apa saja. Kau boleh sebut apapun yang ada di dunia. Bahkan hal-hal yang tak engkau pikirkan boleh jadi akan membunuhmu. Misalnya: lagu. Jangan kaget. Di masa lalu engkau bisa mati hanya karena engkau menyanyikan sebuah lagu. Aku tidak sedang bercanda. Semisal engkau bisa melipat waktu, cobalah kau kembali ke masa lalu. Tentukan sekitar empat puluh lima tahunan ke belakang. Lalu, sesudah kau berada di masa itu,  ke mana saja berjalan, nyanyikanlah lagu genjer-genjer, niscaya nasibmu akan seperti lirik lagu itu: “nong kedokan pating keleler.” Atau lebih buruk lagi, “ma’e tole teko-teko mbubuti genjer.” Continue reading